Teknik 20-20-20 adalah metode sederhana yang dapat membantu mengurangi kelelahan mata akibat menatap layar terlalu lama, baik itu komputer, ponsel, maupun televisi. Prinsipnya mudah, setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Jika sulit mengukur jarak tersebut, cukup melihat objek jauh tanpa fokus pada layar untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi mata. Selama jeda ini, disarankan juga untuk berdiri sejenak dan mengonsumsi air putih guna menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Selain air, teh juga bisa menjadi pilihan karena kandungan antioksidan katekin di dalamnya dapat membantu meningkatkan produksi air mata dan menjaga kelembapan mata. Agar lebih mudah mengingat aturan ini, pengguna dapat memasang pengingat berupa timer atau memanfaatkan aplikasi seperti Eye Care 20 20 20 yang akan mengingatkan secara otomatis setiap 20 menit. Menurut American Academy of Ophthalmology, meskipun menatap layar digital tidak menyebabkan kerusakan permanen pada mata, kebiasaan ini dapat mengurangi frekuensi berkedip hingga setengahnya, yang berpotensi menyebabkan iritasi, mata kering, dan ketegangan.
Sebuah penelitian dari Nepalese Journal of Ophthalmology mengungkapkan bahwa hampir 90 persen dari 795 mahasiswa mengalami ketegangan mata setelah dua jam penggunaan komputer tanpa henti. Teknik 20-20-20 terbukti efektif dalam mengurangi ketegangan ini, serta memberikan manfaat tambahan dengan mengurangi dampak pekerjaan berulang di depan layar. Selain itu, anak-anak cenderung tidak menyadari ketegangan mata seperti orang dewasa, sehingga penting bagi orang tua untuk mengawasi waktu penggunaan layar mereka dengan baik.