Mudik Lebaran Nyaman dan Sehat dengan Jahe Merah

Di musim mudik Lebaran tahun ini, para pemudik semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kenyamanan selama perjalanan panjang. Mereka kini lebih memperhatikan kondisi tubuh agar tetap prima saat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Salah satu cara yang mereka tempuh adalah mengonsumsi bahan alami seperti jahe merah, yang dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Jahe merah, yang memiliki kulit luar berwarna merah tua dengan aroma khas dan rasa lebih manis dibandingkan jahe biasa, mengandung banyak antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip situs vokasi.kemendikbud.id, jahe merah dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta meredakan gejala flu dan masuk angin. Selain memperhatikan asupan sehat, pemudik juga semakin membutuhkan fasilitas pendukung yang memadai di jalur mudik, seperti rest area yang nyaman, layanan kesehatan, serta pilihan makanan dan minuman yang lebih sehat.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Bejo Jahe Merah menghadirkan booth PERTANGINA (Pertolongan Anti Angin-Anginan) di 51 titik strategis sepanjang jalur mudik. Booth ini dapat ditemukan di rest area, terminal, stasiun, pelabuhan, SPBU, serta berbagai lokasi favorit lainnya. Booth PERTANGINA menawarkan berbagai layanan yang dirancang untuk menjaga kebugaran pemudik, salah satunya adalah Angin Detector, sebuah sistem interaktif yang mengukur tingkat masuk angin dalam tiga kategori: Angin One Way, Angin Traffic, dan Angin Fatigue. Setelah hasil terdeteksi, pemudik dapat menikmati Angin Treatment, yang terdiri dari Pertolongan Medium, Pertolongan Maximum, hingga Pertolongan Maximum Plus, dengan layanan seperti pijat relaksasi dan minuman hangat Bejo Jahe Merah. Selain itu, mereka juga dapat mengabadikan perjalanan dengan pengalaman foto tematik melalui PERTANGINA Receipt, yang bisa dibagikan di media sosial.

Menurut Arwin Nugraha Hutasoit, Head of Marketing PT Bintang Toedjoe, inisiatif ini bertujuan untuk memastikan pemudik tetap sehat, nyaman, dan bebas dari masuk angin selama perjalanan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan selama mudik, jahe merah yang mampu menghangatkan tubuh dan meningkatkan imun, serta kurma yang dikenal dapat menjaga stamina dan mengurangi rasa lelah, hadir sebagai solusi tepat. Dengan adanya inovasi ini, setiap pemudik bisa menikmati perjalanan dengan tubuh segar dan penuh energi hingga tiba di kampung halaman.

Bebas Mabuk Perjalanan, Mudik Jadi Lebih Nyaman!

Mudik adalah momen yang paling dinanti, tetapi bagi sebagian orang, perjalanan jauh bisa menjadi tantangan karena mabuk perjalanan. Kondisi ini ditandai dengan rasa mual, pusing, dan keinginan untuk muntah akibat ketidakseimbangan sinyal yang diterima otak dari mata, telinga bagian dalam, dan tubuh. Ketika seseorang duduk di dalam kendaraan yang bergerak, mata melihat perubahan lingkungan, tetapi tubuh tetap diam, yang menyebabkan otak bingung dan memicu mabuk perjalanan. Beberapa faktor yang memperburuk kondisi ini termasuk gerakan kendaraan yang berulang, duduk di bagian belakang yang lebih banyak mengalami guncangan, kurangnya sirkulasi udara, serta kondisi perut yang terlalu kosong atau terlalu kenyang sebelum berangkat. Faktor genetik juga berperan, di mana seseorang yang sejak kecil sudah sensitif terhadap gerakan lebih rentan mengalami mabuk perjalanan.

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan. Hindari bepergian dalam kondisi perut kosong, tetapi juga jangan makan berlebihan sebelum berangkat. Pilih posisi duduk yang lebih stabil, seperti di bagian depan kendaraan atau dekat jendela untuk mendapatkan udara segar. Kurangi aktivitas yang membuat mata fokus pada objek diam, seperti membaca atau bermain ponsel, karena dapat memperburuk gejala. Pastikan sirkulasi udara dalam kendaraan tetap lancar dengan membuka jendela sedikit atau menyesuaikan suhu AC agar tidak pengap. Mengonsumsi jahe dalam bentuk permen atau teh dapat membantu meredakan mual, begitu juga dengan buah segar seperti jeruk. Selain itu, batasi gerakan tubuh yang berlebihan dan hindari berjalan-jalan di dalam kendaraan yang sedang melaju. Jika mabuk perjalanan tidak bisa dihindari, minum obat anti-mabuk sebelum berangkat bisa menjadi solusi, tetapi harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jika gejala semakin parah, beristirahat sejenak di rest area bisa membantu tubuh beradaptasi kembali. Sebagai langkah antisipasi, selalu siapkan kantung plastik untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu muntah tidak bisa dihindari. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan mudik bisa tetap nyaman dan menyenangkan. Selamat mudik 2025, semoga perjalanan aman dan lancar!

Atasi Ketegangan Mata dengan Teknik 20-20-20: Solusi Sederhana untuk Pengguna Layar Digital

Teknik 20-20-20 adalah metode sederhana yang dapat membantu mengurangi kelelahan mata akibat menatap layar terlalu lama, baik itu komputer, ponsel, maupun televisi. Prinsipnya mudah, setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Jika sulit mengukur jarak tersebut, cukup melihat objek jauh tanpa fokus pada layar untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi mata. Selama jeda ini, disarankan juga untuk berdiri sejenak dan mengonsumsi air putih guna menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Selain air, teh juga bisa menjadi pilihan karena kandungan antioksidan katekin di dalamnya dapat membantu meningkatkan produksi air mata dan menjaga kelembapan mata. Agar lebih mudah mengingat aturan ini, pengguna dapat memasang pengingat berupa timer atau memanfaatkan aplikasi seperti Eye Care 20 20 20 yang akan mengingatkan secara otomatis setiap 20 menit. Menurut American Academy of Ophthalmology, meskipun menatap layar digital tidak menyebabkan kerusakan permanen pada mata, kebiasaan ini dapat mengurangi frekuensi berkedip hingga setengahnya, yang berpotensi menyebabkan iritasi, mata kering, dan ketegangan.

Sebuah penelitian dari Nepalese Journal of Ophthalmology mengungkapkan bahwa hampir 90 persen dari 795 mahasiswa mengalami ketegangan mata setelah dua jam penggunaan komputer tanpa henti. Teknik 20-20-20 terbukti efektif dalam mengurangi ketegangan ini, serta memberikan manfaat tambahan dengan mengurangi dampak pekerjaan berulang di depan layar. Selain itu, anak-anak cenderung tidak menyadari ketegangan mata seperti orang dewasa, sehingga penting bagi orang tua untuk mengawasi waktu penggunaan layar mereka dengan baik.

Mengenal Astigmatisme: Gangguan Penglihatan yang Bisa Dikoreksi

Astigmatisme adalah gangguan penglihatan umum yang menyebabkan pandangan menjadi kabur akibat ketidakteraturan bentuk kornea atau kelengkungan lensa mata. Kondisi ini terjadi ketika kornea tidak berbentuk bulat sempurna seperti bola basket, melainkan lebih menyerupai bola rugby. Akibatnya, cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus pada satu titik di retina, sehingga menyebabkan penglihatan yang kurang jelas di berbagai jarak.

Faktor penyebab astigmatisme cukup beragam, mulai dari faktor genetik yang membuat seseorang lahir dengan kondisi ini, hingga cedera atau prosedur bedah mata yang dapat mengubah bentuk kornea. Selain itu, ada juga kondisi langka seperti keratokonus, di mana kornea mengalami penipisan dan membentuk kerucut, yang dapat memperburuk astigmatisme. Gangguan ini juga bisa berkembang seiring bertambahnya usia dan sering dikaitkan dengan masalah mata lainnya, seperti katarak.

Gejala yang sering muncul meliputi penglihatan kabur di berbagai jarak, ketidaknyamanan pada mata, serta sakit kepala akibat ketegangan mata. Untuk mendiagnosisnya, dokter mata akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti tes ketajaman visual, keratometri untuk mengukur kelengkungan kornea, serta tes refraksi guna menentukan lensa korektif yang diperlukan.

Astigmatisme dapat dikoreksi dengan berbagai metode, tergantung pada tingkat keparahannya. Penggunaan kacamata dengan lensa silinder sering menjadi solusi paling umum, sementara lensa kontak toric atau gas-permeable dapat memberikan penglihatan yang lebih tajam. Alternatif lainnya adalah Orthokeratology (Ortho-K), di mana lensa khusus digunakan saat tidur untuk membentuk ulang kornea secara sementara. Bagi mereka yang ingin hasil permanen, operasi laser seperti LASIK atau PRK bisa menjadi pilihan dengan mengubah bentuk kornea menggunakan teknologi laser.

Meskipun tidak dapat dicegah, astigmatisme bisa ditangani dengan diagnosis yang tepat dan perawatan yang sesuai. Jika mengalami gejala seperti penglihatan kabur atau sakit kepala, segera konsultasikan dengan dokter mata untuk mendapatkan solusi terbaik. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, kualitas hidup tetap dapat terjaga dan aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.

Jaga Ginjal Sehat, Hindari Gaya Hidup Berisiko

Dalam acara Gebyar Ramadan 1446 yang digelar oleh PDA Kota Batu di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani Batu, pada Sabtu (22/3/2025), dr. Achmad Rifai SpPD-KGH-FINASM membagikan berbagai tips penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Ia menjelaskan bahwa gagal ginjal kronis merupakan kondisi kerusakan ginjal yang berlangsung lebih dari tiga bulan, di mana ginjal mengalami penyusutan akibat proses pengapuran dan kehilangan fungsinya lebih dari 60%.

Ginjal yang tidak berfungsi optimal akan mengalami gangguan dalam pembentukan vitamin D dan eritropoietin, serta kesulitan dalam membuang zat sisa seperti air, urea, dan kreatinin. Pemeriksaan urine dan USG menjadi cara utama untuk mendeteksi penyakit ini. Gagal ginjal kronis terbagi dalam lima tahap, mulai dari ditemukannya protein dalam urine pada tahap awal hingga kondisi ginjal yang sepenuhnya tidak berfungsi pada tahap akhir, yang mengharuskan pasien menjalani cuci darah.

Di Indonesia, hipertensi dan diabetes menjadi penyebab utama gagal ginjal. Kedua kondisi ini tidak disebabkan oleh konsumsi obat anti-hipertensi atau obat diabetes, melainkan akibat tekanan darah dan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Faktor lain yang berkontribusi terhadap hipertensi meliputi pola makan tinggi garam, obesitas, merokok, stres, kolesterol tinggi, dan faktor genetik. Dr. Rifai juga mengingatkan bahaya minuman kemasan yang mengandung natrium serta gula tinggi, yang dapat merusak ginjal jika dikonsumsi berlebihan.

Untuk mencegah gagal ginjal kronis, seseorang perlu mengenali faktor risiko, menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi lebih banyak protein dan serat, membatasi karbohidrat, serta rutin berolahraga. Selain itu, terdapat juga gagal ginjal akut, yang berbeda dari gagal ginjal kronis karena masih dapat pulih jika penyebabnya diatasi dengan baik, seperti dehidrasi akibat diare yang dapat membaik dengan hidrasi yang cukup.

Sebagai penutup, dr. Rifai menegaskan bahwa kebiasaan yang dijalani hari ini akan menjadi investasi kesehatan di masa depan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini, manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang.

Rahasia Makanan yang Bikin Otak Tetap Tajam dan Daya Ingat Makin Kuat

Pernah nggak sih ketemu teman yang gampang lupa, padahal masih muda? Sebenarnya, ada banyak faktor yang mempengaruhi daya ingat, mulai dari gaya hidup, kebiasaan sehari-hari, hingga kemungkinan adanya masalah kesehatan. Tapi jangan khawatir, ada beberapa makanan yang bisa membantu otak tetap tajam dan meningkatkan daya ingat.

Agar otak tetap bekerja optimal, penting untuk mengonsumsi makanan yang memperlancar peredaran darah dan kaya akan antioksidan. Radikal bebas bisa merusak sel-sel otak, terutama di hippocampus, bagian otak yang berperan dalam memori dan daya ingat. Maka dari itu, menjaga asupan makanan bergizi adalah kunci utama agar otak tetap sehat dan berfungsi maksimal.

Beberapa makanan yang direkomendasikan untuk menjaga daya ingat antara lain telur yang mengandung kolin untuk meningkatkan fungsi sel otak, serta vitamin B12 yang membantu melindungi otak dari kerusakan. Oatmeal juga baik dikonsumsi karena mampu menstabilkan kadar gula darah, sehingga otak mendapatkan energi secara optimal. Selain itu, kunyit dengan kandungan kurkuminnya memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat melindungi otak dari peradangan.

Sayur-sayuran seperti brokoli dan kol kaya akan vitamin serta mineral yang penting untuk menjaga kesehatan otak. Buah beri seperti blueberry dan raspberry mengandung antioksidan tinggi yang mampu melindungi sel otak dari kerusakan serta meningkatkan fungsi kognitif. Sumber omega-3 seperti ikan salmon, tuna, atau sarden juga berperan penting dalam menjaga daya ingat dan meningkatkan kinerja otak. Walnut pun tak kalah bermanfaat, karena mengandung nutrisi yang dapat membantu meningkatkan memori dan fungsi kognitif.

Meski mengonsumsi makanan sehat tidak memberikan hasil instan, dengan pola makan yang konsisten, manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Jadi, pastikan untuk selalu menjaga asupan nutrisi agar otak tetap tajam dan daya ingat makin kuat!

Teh Jahe: Ramuan Ajaib untuk Meredakan Perut Begah Saat Puasa

Perut begah, kembung, dan mual sering menjadi keluhan yang dialami saat menjalankan ibadah puasa. Salah satu solusi alami yang dapat membantu mengatasi masalah ini adalah teh jahe. Minuman herbal ini dikenal memiliki kandungan senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, polifenol, dan flavonoid, yang berperan penting dalam menenangkan lambung serta memperlancar pencernaan. Menurut pakar kesehatan dari UPF Yankestrad Tawangmangu dan RSUP Dr. Sardjito, dr. Danang Ardiyanto, MKM, teh jahe memiliki manfaat signifikan dalam mengurangi gangguan lambung selama berpuasa.

Gingerol dan shogaol dalam jahe bertindak sebagai antiinflamasi alami yang dapat meredakan perut begah dan mengurangi produksi gas berlebih di dalam sistem pencernaan. Selain itu, teh jahe juga membantu mempercepat proses pencernaan, sehingga mengurangi risiko ketidaknyamanan pada lambung. Kandungan antioksidannya mampu meningkatkan daya tahan tubuh, yang sangat penting selama menjalani puasa. Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, teh jahe juga memberikan efek menghangatkan tubuh, terutama bagi mereka yang sering merasa kedinginan saat berpuasa.

Membuat teh jahe sangat mudah dan hanya memerlukan bahan sederhana. Siapkan satu ruas jahe yang telah diiris tipis atau digeprek, lalu rebus dalam 300 ml air selama sekitar 10 menit hingga air berubah warna dan mengeluarkan aroma khas jahe. Setelah itu, saring air rebusan ke dalam cangkir dan tambahkan madu atau perasan lemon sesuai selera untuk menambah cita rasa serta manfaat kesehatan.

Meski memiliki banyak khasiat, konsumsi teh jahe sebaiknya tetap dilakukan secara bijak. Efeknya bisa berbeda pada setiap individu, sehingga bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan lebih serius, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dengan pola makan yang seimbang serta konsumsi teh jahe secara teratur, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan lancar.

Waspada Demam Berdarah: Ancaman Nyata di Musim Hujan

Pakar kesehatan global, Dicky Budiman, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD), terutama saat musim hujan. Nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama penyakit ini memiliki kebiasaan menggigit di area tertentu seperti sikut dan mata kaki. Gigitan nyamuk ini biasanya lebih merah dan lebih gatal dibandingkan nyamuk lain, serta terjadi lebih sering pada pagi dan sore hari. Meski begitu, di tempat yang memiliki pencahayaan cukup, nyamuk ini tetap dapat menggigit pada malam hari.

Pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko terinfeksi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengoleskan obat anti nyamuk dan menghindari genangan air di sekitar tempat tinggal, karena genangan dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dicky menegaskan bahwa faktor lingkungan seperti curah hujan tinggi, suhu panas, dan kelembapan yang tinggi di Indonesia semakin mendukung pertumbuhan nyamuk Aedes aegypti, terutama di daerah padat penduduk. Bahkan, lingkungan yang bersih pun tetap berisiko jika memiliki sistem pembuangan air yang kurang baik.

Dokter spesialis penyakit dalam RS EMC Cikarang, Patriotika Ismail, menjelaskan bahwa DBD memiliki tiga fase yang perlu diwaspadai. Fase awal ditandai dengan demam tinggi secara tiba-tiba, yang sering kali disertai nyeri kepala, nyeri otot, serta mual dan muntah. Setelah beberapa hari, suhu tubuh bisa menurun mendadak, membuat pasien merasa lebih baik, padahal ini merupakan fase kritis. Pada tahap ini, kebocoran pembuluh darah bisa terjadi, menyebabkan mimisan, bintik merah di kulit, nyeri perut hebat, hingga sesak napas. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi syok dengue yang berbahaya.

Jika pasien berhasil melewati fase kritis, mereka akan memasuki tahap pemulihan, di mana tubuh mulai membaik dan cairan tubuh kembali stabil. Namun, tetap penting untuk menjaga hidrasi dan asupan nutrisi agar proses pemulihan berjalan optimal. Dengan memahami pola penyebaran dan gejala DBD, masyarakat dapat lebih waspada serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami tanda-tanda penyakit ini.

Kol: Sayuran Sederhana dengan Segudang Manfaat

Kol merupakan salah satu sayuran yang sering ditemui dalam berbagai hidangan, mulai dari lalapan, sup, hingga isian martabak. Selain rasanya yang lezat dan teksturnya yang renyah, kol juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sayuran ini mengandung vitamin C yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Vitamin C bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan serta membantu tubuh melawan infeksi. Mengonsumsi kol secara rutin dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga mampu mencegah flu, batuk, dan mempercepat penyembuhan luka.

Bagi yang sering mengalami sembelit, kol bisa menjadi solusi alami. Kandungan seratnya yang tinggi membantu memperlancar pencernaan dan menjaga kesehatan saluran cerna. Selain itu, kol juga memiliki senyawa yang dapat melindungi lambung dari iritasi, sehingga berpotensi mencegah gangguan pencernaan seperti maag. Tak hanya baik untuk pencernaan, kol juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Antioksidan dan serat dalam sayuran ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dapat memicu penyakit jantung. Konsumsi kol juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

Bagi yang sedang menjalani program diet, kol bisa menjadi pilihan makanan yang tepat. Sayuran ini rendah kalori tetapi tinggi serat, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa meningkatkan berat badan. Kandungan airnya yang tinggi juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mendukung metabolisme. Kol juga kaya akan vitamin K, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dengan membantu tubuh menyerap kalsium, sehingga dapat mengurangi risiko osteoporosis.

Selain manfaat kesehatan, kol juga berkontribusi terhadap kecantikan kulit. Vitamin C dalam kol mendukung produksi kolagen, yang berperan dalam menjaga elastisitas kulit agar tetap kencang dan tampak awet muda. Sementara itu, antioksidan dalam kol melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi, sehingga mencegah kulit kusam. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kol mengandung senyawa yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa ini bekerja dengan membantu tubuh mengeluarkan racun serta melindungi sel dari efek radikal bebas, yang dapat mengurangi risiko kanker, seperti kanker usus dan kanker payudara.

Tips Mudik Nyaman Bersama Anak Agar Perjalanan Lebaran Lebih Menyenangkan

Mudik Lebaran adalah tradisi yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Muslim, namun bagi orang tua yang membawa anak-anak, perjalanan jauh bisa menjadi tantangan tersendiri. Agar perjalanan mudik ke kampung halaman tetap lancar dan menyenangkan, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan anak selama perjalanan. Pastikan anak dalam keadaan sehat sebelum berangkat dan konsultasikan dengan dokter jika anak memiliki riwayat penyakit tertentu. Persiapkan obat-obatan penting seperti obat penurun panas dan obat diare, serta perlengkapan seperti pakaian ganti, popok, dan tisu basah.

Rencanakan perjalanan dengan matang, pilih waktu yang sesuai dengan pola tidur anak, dan tentukan rute serta titik istirahat yang strategis. Jika mudik menggunakan mobil pribadi, berhenti setiap 2-3 jam untuk memberi kesempatan anak bergerak. Pastikan kebersihan dengan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, serta menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi anak agar tetap bersih dan sehat. Untuk mengatasi kebosanan, siapkan hiburan seperti buku cerita, mainan, atau musik yang dapat mengalihkan perhatian anak.

Penting untuk memberikan makanan sehat dan menjaga anak tetap terhidrasi. Atur suhu kendaraan agar anak merasa nyaman. Selain itu, tetap tenang dan berikan contoh positif agar anak merasa lebih rileks. Jika anak mengalami mabuk perjalanan, beri obat sesuai anjuran dokter dan beri waktu istirahat. Jika anak mengalami diare atau gangguan pencernaan, pastikan mereka cukup minum dan hindari makanan yang dapat memperburuk kondisi. Dengan persiapan yang matang dan perhatian ekstra, perjalanan mudik bersama anak bisa lebih nyaman dan aman.